Selasa, 20 Maret 2012

PERILAKU INDIVIDU DAN PENGARUHNYA TERHADAP ORGANISASI.


PERILAKU INDIVIDU DAN PENGARUHNYA TERHADAP ORGANISASI.


Pengertian Perilaku Individu

Perilaku individu adalah sebagai suatu fungsi dari interaksi antara
individu dengan lingkungannya. Individu membawa tatanan dalam
organisasi berupa kemampuan, kepercayaan pribadi, pengharapan,
kebutuhan, dan pengalaman masa lainnya.

Dasar-Dasar Perilaku Individu
Semua perilaku individu pada dasarnya dibentuk oleh kepribadian
dan pengalamannya. Sajian berikut ini akan diarahkan pada empat
variabel tingkat-individual, yaitu karakter biografis, kemampuan,
kepribadian, dan pembelajaran.

1. Karakteristik Biografis
Karakteristik biografis merupakan karakteristik pribadi yang terdiri
dari:
a. Usia
b. Jenis Kelamin
c. Status Perkawinan
d. Masa Kerja

2. Kemampuan
Setiap manusia mempunyai kemampuan berfikir masing-masing.
Seluruh kemampuan seorang individu pada hakekatnya tersusun
dari dua faktor, yaitu :

a. Kemampuan Intelektual
Ada tujuah dimensi yang paling sering dikutip yang membentuk
kemampuan intelektual, yaitu:

·         Kecerdasan Numerik :Kemampuan untuk berhitung dengan cepat dan tepat.

Pemahaman Verbal: Kemampuan memahami apa yang dibaca dan didengar
serta menghubungkan kata satu dengan yang lain.

·         Kecepatan Konseptual :Kemampuan mengenali kemiripan dan beda visual dengan
cepat dan tepat.

·         Penalaran Induktif : Kemampuan mengenali suatu urutan logis dalam suatu
masalah dan kemudian memecahkan masalah itu.

·         Penalaran Deduktif : Kemampuan menggunakan logika dan menilai implikasi dari
suatu argumen.

·         Visualilasi Ruang : Kemampuan membayangkan bagaimana suatu objek akan
tampak seandainya posisinya dalam ruang diubah.
·         Ingatan

Kemampuan menahan dan mengenang kembali 

pengalaman masa lalu.

b. Kemampuan fisik
Kemampuan fisik memiliki makna penting khusus untuk
melakukan pekerjaan-pekerjaan yang kurang menuntut
keterampilan. Ada sembilan kemampuan fisik dasar, yaitu
kekuatan dinamis, kekuatan tubuh, kekuatan statis, kekuatan,
keluwesan extent, keluwesan dinamis, koordinasi tubuh,
keseimbangan, dan stamina.

3. Kepribadian
Kepribadian adalah himpunan karakteristik dan kecenderungan
yang stabil serta menentukan sifat umum dan perbedaan dalam
perilaku seseorang.
4. Pembelajaran
Pembelajaran adalah setiap perubahan yang relatif permanen
dari perilaku yang terjadi sebagai hasil pengalaman.

Variabel yang Mempengaruhi Perilaku Organisasi.

A.   Variabel-Variabel Dependen

1.    Produktivitas : Yaitu suatu ukuran kinerja yang mempengaruhi keefektifan
dan efisiensi.

2.   Keabsenan (kemangkiran) : Yaitu gagal atau tidak melapor untuk bekerja

3.    Pengunduran diri (keluar masuknya karyawan) : Yaitu penarikan diri secara sukarela dan tidak sukarela dari .suatu organisasi

4.    Kepuasan kerja : Yaitu suatu sikap umum terhadap pekerjaan seseorang atau
selisih antara banyaknya ganjaran yang diterima seorang
pekerja dan banyaknya yang mereka yakini seharusnya
mereka terima.

B.   Variabel-Variabel Independen

1.    Variabel-variabel level individu
o   Usia
o   Jenis kelamin
o   Status perkawinan
o   Masa kerja

2.    Variabel-variabel level kelompok
3.    Variabel-variabel level system organisasi


Stress Individu

Stress adalah tekanan atau ketegangan yang dihadapi seseorang
dan mempengaruhi emosi, pikiran, serta kondisi keseluruhan dari
orang tersebut. Faktor pemicu stress disebut stressor Stressor dibagi menjadi dua, antara lain :
1.    Stressor On The Job (dari dalam lingkungan pekerjaan)
a)    Beban kerja berlebih (overload)
b)    Desakan waktu (deadline)
c)    Kualitas pembimbingan rendah/low supervise
d)    Iklim politis tidak aman/low comfort
e)    Umpan balik kerja rendah/low feedback
f)     Wewenang tidak memadai/low authority
g)    Ketidakjelasan peranan/role ambiguity
h)   Frustasi/putus asa
i)     Konflik antar pribadi atau kelompok
j)      Perbedaan nilai individu dan organisasi
k)    Perubahan situasi kantor yang mengejutkan

2.    Stressor Off The Job (dari luar lingkungan pekerjaan)
a)    Krisis keuangan pribadi atau keluarga
b)    Permasalahan-permasalahan tentang anak
c)    Permasalahan-permasalahan tentang fisik
d)    Permasalahan-permasalahan dalam perkawinan
e)    Perubahan situasi rumah atau lingkungan

·         Dampak stressor dipengaruhi oleh berbagai factor yaitu :

1.     Sifat stressor
Yaitu pengetahuan individu tentang stressor tersebut dan
pengaruhnya pada individu tersebut.

2.    Jumlah stressor
Yaitu banyaknya stressor yang diterima individu dalam waktu
bersamaan.

3.    Lama stressor
Yaitu seberapa sering individu menerima stressor yang sama

4. Pengalaman masa lalu
5. Tingkat perkembangan

DAFTAR PUSTAKA : lista.staff.gunadarma.ac.id/.../Perilaku+Individu.

4 komentar: